“Merah Putih Berkibar, Amanah Rakyat Jangan Terkubur: Pesan Tegas Dedi Osri di Hari Kemerdekaan”

PEKANBARU, 17 AGUSTUS 2026 — Tanggal 17 Agustus 1945 bukan sekadar angka dalam sejarah. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan tonggak lahirnya sebuah bangsa yang merdeka, berdaulat, dan memiliki cita-cita besar untuk mewujudkan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di usia kemerdekaan yang terus bertambah, semangat perjuangan para pahlawan hendaknya tidak berhenti pada upacara, pengibaran bendera, maupun perayaan seremonial. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kejujuran, kepedulian sosial, serta keberanian menjaga kepentingan masyarakat.

Ketua DPD Lembaga Peduli Anti Korupsi Republik Indonesia (LPAKRI) Provinsi Riau, Dedi Osri, S.H., menegaskan bahwa mengisi kemerdekaan pada masa kini memiliki bentuk perjuangan yang berbeda.

“Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan darah dan air mata, maka hari ini perjuangan kita adalah menjaga kemerdekaan itu melalui integritas, keadilan, kepedulian dan keberanian melawan segala bentuk penyimpangan yang merugikan rakyat.”

Menurut Dedi Osri, semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal penyelenggaraan pemerintahan agar tetap berada pada jalur kepentingan rakyat.

Ia juga mengajak masyarakat Riau untuk tidak kehilangan semangat persatuan dan kepedulian terhadap persoalan bangsa. Kritik terhadap kebijakan maupun pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial selama dilakukan berdasarkan data, aturan dan kepentingan masyarakat.

“Kemerdekaan bukan berarti bebas melakukan apa saja. Kemerdekaan justru menghadirkan tanggung jawab untuk menjaga negeri ini. Jangan sampai uang rakyat yang seharusnya kembali kepada rakyat justru kehilangan arah. Karena itu, transparansi, akuntabilitas dan integritas harus menjadi budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Momentum 17 Agustus 1945 akhirnya bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi tentang menentukan masa depan. Semangat para pahlawan harus diterjemahkan menjadi keberanian untuk berbuat benar, kepedulian terhadap sesama, serta komitmen membangun Indonesia yang bersih, adil dan bermartabat. (Sandra)

Dirgahayu Republik Indonesia.

Merdeka bukan sekadar warisan sejarah, merdeka adalah amanah yang harus dijaga.

Dedi Osri, S.H.
Ketua DPD LPAKRI Provinsi Riau

 

Pos terkait