JAKARTA BARAT.redaqsi.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Riau I, H. Hendry Munief, S.E., A.K., M.B.A., tampil sebagai presenter dari Komisi VII DPR RI dalam kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat.
Mengusung tema “Kepemimpinan yang Melayani, Kebijakan Publik yang Inovatif”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan kebijakan publik, serta mendorong lahirnya gagasan dan solusi inovatif bagi pembangunan ekonomi nasional.

Dalam pemaparannya, Hendry Munief mengangkat analisis isu strategis yang mencakup pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengembangan sektor pariwisata, serta penguatan daya saing produk lokal dan industri kecil menengah (IKM).
Pembiayaan UMKM Harus Lebih Mudah dan Inklusif
Menurut perspektif yang diangkat dalam materi tersebut, akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pertumbuhan UMKM. Kemudahan akses terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR), pengembangan pembiayaan berbasis syariah, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan perlu menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi pelaku usaha.

Selain akses permodalan, penguatan UMKM juga membutuhkan pembinaan menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengemasan, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha. Dengan demikian, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Sektor pariwisata turut menjadi perhatian melalui pembahasan mengenai peningkatan kualitas destinasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, kemudahan akses transportasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata.
Pengembangan desa wisata, peningkatan kualitas layanan, dan promosi potensi daerah dinilai penting untuk memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat. Potensi wisata bahari, kekayaan budaya, dan kuliner lokal juga dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus membuka peluang usaha baru.
Produk Lokal Harus Naik Kelas
Pada aspek produk lokal dan IKM, pembahasan diarahkan pada pentingnya meningkatkan kualitas, inovasi desain, daya saing harga, dan strategi pemasaran. Pelaku usaha membutuhkan dukungan agar produk lokal memiliki nilai tambah serta mampu bersaing dengan produk impor.
Penguatan industri dalam negeri juga perlu diiringi dengan peningkatan kapasitas produksi, standardisasi mutu, pengawasan perdagangan, dan keberpihakan terhadap keberlanjutan usaha lokal.
Kepemimpinan yang Menghadirkan Solusi
Melalui materi tersebut, kepemimpinan yang melayani diharapkan tidak berhenti pada penyampaian gagasan, tetapi mampu mendorong kebijakan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga legislatif, lembaga pembiayaan, dan pelaku usaha menjadi unsur penting dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Bagi daerah, termasuk Provinsi Riau, penguatan UMKM, optimalisasi potensi pariwisata, dan pengembangan produk unggulan lokal merupakan peluang untuk memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Partisipasi Hendry Munief sebagai presenter Komisi VII DPR RI dalam Bimteknas 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pertukaran gagasan dan mendorong kebijakan yang inovatif, berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.
Tim Redaksi






