Ir.H.Sahidin: “Kemerdekaan Harus Bermakna bagi Kesejahteraan Masyarakat Riau”

PEKANBARU.redaqsi.com — Ketua DPW PAN Provinsi Riau sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi IX, Ir. H. Sahidin, menyampaikan pidato dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Sahidin mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai momentum memperkuat persatuan dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Sahidin menyampaikan rasa syukur karena seluruh keluarga besar PAN Riau dapat berkumpul dalam suasana sehat dan penuh kebersamaan untuk memperingati 81 tahun kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia 81 tahun lalu merupakan hasil perjuangan, darah, keringat, dan keikhlasan para pendiri bangsa. Karena itu, kemerdekaan harus dipandang sebagai amanah sejarah yang wajib dijaga dan diisi dengan kerja nyata.

“Peringatan hari kemerdekaan selalu menjadi momentum yang istimewa. Selain mengenang perjuangan para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan sesama kader PAN. Semangat kemerdekaan seharusnya tidak hanya terlihat dalam perayaan dan perlombaan, tetapi harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sahidin dalam pidatonya.

“Kemerdekaan Harus Menghadirkan Kedaulatan”

Mengangkat semangat tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Sahidin menegaskan bahwa kedaulatan harus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

Ia menjelaskan, berdaulat berarti Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri, bukan hanya terbebas dari penjajahan secara fisik, tetapi juga memiliki kedaulatan di bidang ekonomi, politik, dan budaya.

Khusus bagi Riau, Sahidin menekankan pentingnya memastikan kekayaan sumber daya alam, mulai dari hasil bumi hingga perkebunan sawit, dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Di bumi Lancang Kuning ini, kedaulatan berarti memastikan kekayaan alam Riau memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Riau, bukan sekadar dinikmati oleh segelintir pihak,” tegasnya.

“Keadilan untuk Seluruh Masyarakat”

Sahidin juga menyoroti pentingnya keadilan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kemerdekaan. Menurutnya, keadilan harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pelosok Riau.

Ia berharap setiap anak di Riau, baik di wilayah pesisir maupun pedalaman, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu, akses kesehatan yang layak, serta pembangunan infrastruktur yang merata.

“Keadilan berarti setiap anak di pelosok Riau, dari pesisir hingga pedalaman, berhak mendapatkan pendidikan bermutu, akses kesehatan yang layak dan infrastruktur yang merata,” katanya.

“Kemakmuran Harus Dirasakan Rakyat”

Lebih lanjut, Sahidin menyebut kemakmuran sebagai muara dari kedaulatan dan keadilan. Ia berharap momentum kemerdekaan ke-81 dapat menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa harus terus diarahkan untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan pengangguran.

Ia juga mendorong agar sektor pertanian, UMKM, serta generasi muda terus mendapatkan perhatian dan ruang untuk berkembang.

“Kita ingin melihat petani kita tersenyum saat panen, UMKM kita harus naik kelas dan generasi muda Riau siap bersaing menghadapi tantangan global dengan karya dan inovasi,” tuturnya.

“PAN Riau Siap Hadirkan Politik Kerja Nyata”

Dalam kesempatan tersebut, Sahidin menegaskan bahwa PAN Riau harus terus mengedepankan politik kerja nyata. Menurutnya, kader PAN harus siap berkolaborasi, mendengarkan keluhan masyarakat, serta menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

Sebagai bagian dari keluarga besar PAN Riau, ia mengajak seluruh kader untuk bersama-sama mengawal aspirasi masyarakat dan memberikan manfaat tanpa membeda-bedakan.

“Semangat matahari yang mengilhami perjuangan kita harus senantiasa memberi penerangan, membawa harapan dan memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Sahidin mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan, menghilangkan perbedaan, serta memperkuat semangat gotong royong.

“Dengan persatuanlah kita bisa menjaga kedaulatan, menegakkan keadilan dan menggapai kemakmuran yang sejati. Merdeka! Merdeka! Merdeka!” pungkasnya.

Ia kemudian mendoakan agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan merestui setiap langkah perjuangan untuk bangsa, negara, serta tanah Melayu yang dicintai.

Wabillahi Taufiq wal Hidayah. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Tim Redaksi

Pos terkait