BANGKINANG – SMKN 1 Bangkinang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi dan menjawab tantangan industri digital. Melalui langkah strategis, sekolah ini menggelar “Workshop Penyusunan Kurikulum, Modul Ajar, serta Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa Bidang Teknologi Jaringan Fiber Optik” yang berlangsung di Workshop Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN 1 Bangkinang.
Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan perguruan tinggi vokasi terkemuka, Politeknik Caltex Riau (PCR), ini mencerminkan visi adaptif manajemen sekolah di bawah kepemimpinan Kepala SMKN 1 Bangkinang, Yusrin, S.Pd., bersama jajaran majelis guru. Kolaborasi ini dihadirkan untuk memastikan kurikulum pembelajaran tetap relevan dan selaras dengan dinamika dunia kerja terkini.

Saat membuka acara secara resmi, Kepala SMKN 1 Bangkinang, Yusrin, S.Pd., menekankan bahwa penguasaan teknologi fiber optik merupakan fondasi vital dalam mendukung percepatan infrastruktur digital
nasional.“Pendidikan vokasi yang unggul tidak dapat berjalan sendiri. Kami di SMKN 1 Bangkinang berkomitmen penuh untuk terus beradaptasi dan menyelaraskan kurikulum dengan perkembangan teknologi industri terbaru. Melalui kemitraan bersama Politeknik Caltex Riau, kami ingin memastikan para guru semakin kompeten mengajar, serta para siswa memiliki daya saing tinggi yang siap diserap oleh pasar kerja,” ujar Yusrin optimis.

Semangat transformasi ini disambut hangat oleh jajaran pendidik dan pengelola Program Keahlian TJKT SMKN 1 Bangkinang. Para peserta terlibat aktif menyelaraskan standar Center of Excellence (CoE) serta merancang modul ajar berbasis Teaching Factory (TF) dan Teaching Industry (TI) bersama tim pakar dari PCR yang dipimpin oleh Dr. Ir. Emansa Hasri Putra, S.T., M.Eng., Muhammad Diono, S.S.T., M.T., dan Muhammad Saputra, S.S.T.
Ketua Program Keahlian TJKT, Novi Angraini, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan ini. Beliau menyebutkan bahwa workshop kali ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari guru dan siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menggembleng kompetensi praktis siswa di bidang teknologi fiber optik. Kami berharap sinergi positif ini dapat terus berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” tutur Novi.
Melalui perhelatan ini, SMKN 1 Bangkinang kian memperkokoh posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi unggulan yang konsisten mengedepankan mutu pembelajaran, pengembangan kapasitas pendidik, serta pencetakan lulusan yang kompeten, profesional, dan berkarakter. (Redo)






