Provinsi Riau.redaqsi.com– Sosok perempuan inspiratif kembali ditunjukkan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. Semangat berkarya, kepedulian terhadap keluarga, serta komitmen mendorong peran perempuan dituangkan melalui peluncuran buku keempatnya yang berjudul “Tenun Akar: Keluarga, Perempuan, dan Cara Kita Memimpin.”
Peluncuran buku tersebut berlangsung pada Ahad (1/11/2026) di Gedung Miranda Convention Center (MCC), Parit Indah, Pekanbaru. Kegiatan ini dirangkai dengan peresmian Masjid Ashabul Miranda dan Miranda Convention Center, dalam momentum perayaan Milad ke-56 Misharti.
Buku Tenun Akar menghadirkan refleksi mendalam tentang keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter, pentingnya peran perempuan dalam kehidupan, serta makna kepemimpinan yang dibangun atas dasar ketulusan, nilai-nilai kemanusiaan, dan kedekatan dengan masyarakat.
Karya ini menjadi bukti bahwa perjalanan seorang perempuan tidak hanya diukur dari jabatan dan kedudukan, tetapi juga dari gagasan, pengalaman, serta kontribusi nyata yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Bagi Misharti, menulis merupakan ruang untuk berbagi pengalaman dan menyampaikan nilai-nilai kehidupan. Kecintaannya terhadap dunia literasi telah melahirkan sejumlah karya, yakni Mata Jiwa (2020), Hela Mura (2022), Metamorfosa (2025), dan kini Tenun Akar (2026).
Dalam kesempatan tersebut, Misharti berharap karya-karyanya dapat terus dibaca dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya kaum perempuan, agar senantiasa berani berkarya, mengambil peran, serta memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
Perjalanan Misharti juga menjadi gambaran bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, memimpin, dan memberikan pengabdian terbaik. Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Kampar, ia pernah mengemban amanah sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari Daerah Pemilihan Riau periode 2019–2024.
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas peluncuran buku tersebut. Ia berharap karya Misharti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat nilai keluarga, peran perempuan, dan kepemimpinan.
Peluncuran Tenun Akar bukan sekadar momentum memperkenalkan sebuah buku, melainkan juga pesan bahwa perempuan dapat menjadi sumber inspirasi melalui pemikiran, karya, keteladanan, dan pengabdian.
“Misharti membuktikan bahwa perempuan bukan hanya bagian dari perjalanan perubahan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan. Merajut gagasan, menanamkan nilai, dan meninggalkan jejak kebaikan bagi generasi mendatang.”
Tim Redaksi






