KAMPAR — Suasana Khutbah Jumat di salah satu masjid di Kabupaten Kampar terasa lebih khidmat ketika sosok Ramadhan, S.Sos, mantan anggota DPRD Kampar, berdiri di atas mimbar menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyentuh hati jamaah.
Pria yang sebelumnya dikenal aktif di dunia politik itu kini memilih jalan hijrah dengan lebih mendekatkan diri pada dakwah dan pembinaan umat. Dalam khutbahnya, Ramadhan mengajak masyarakat untuk tidak pernah meninggalkan sholat dalam kondisi apa pun.
“Jabatan, harta, dan kedudukan dunia tidak akan berarti tanpa hubungan yang baik dengan Allah SWT. Sholat adalah tiang agama, jangan pernah tinggalkan sholat meski sesibuk apa pun urusan dunia,” tegasnya di hadapan jamaah.
Dengan gaya penyampaian yang tenang namun penuh makna, Ramadhan menekankan bahwa kehidupan manusia sejatinya hanya sementara. Ia mengingatkan pentingnya memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akhlak serta persatuan umat.
Menurutnya, banyak manusia yang terlalu sibuk mengejar dunia hingga lalai terhadap kewajiban utama sebagai seorang Muslim. Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum kehidupan sebagai jalan untuk semakin mendekat kepada Allah SWT.
“Ketika adzan berkumandang, tinggalkan sejenak urusan dunia. Karena yang pertama kali dihisab di akhirat nanti adalah sholat kita,” ujarnya.
Perubahan besar dalam perjalanan hidup Ramadhan mendapat apresiasi dari masyarakat. Dari dunia politik menuju mimbar dakwah, langkah hijrahnya dinilai menjadi inspirasi bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberi manfaat lebih luas bagi umat.
Khutbah yang disampaikannya pun berlangsung penuh kekhusyukan. Sejumlah jamaah tampak larut dalam nasihat yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun menyentuh nilai-nilai kehidupan.
Kini, Ramadhan S.Sos tidak lagi dikenal hanya sebagai mantan legislator, tetapi juga sebagai sosok yang aktif menyuarakan pesan-pesan keislaman dan mengajak masyarakat kembali memperkuat ibadah, khususnya menjaga sholat lima waktu sebagai fondasi utama kehidupan.****






