PEKANBARU.redaqsi.com – DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur dan DPD IWAPI Provinsi Riau resmi menandatangani Nota Kesepahaman Misi Dagang & Investasi di Novotel Pekanbaru,Selasa (08/07/2026).
Penandatanganan MoU ini mengusung tema “Meningkatkan Jejaring Konektivitas Antara Provinsi Jawa Timur Dengan Provinsi Riau”.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur periode 2025–2030, Khofifah Indar Parawansa, jajaran pengurus IWAPI Jatim dan Riau, serta para pelaku UMKM perempuan dari kedua provinsi.
Dari pihak Riau, MoU ditandatangani oleh Hj. Maryenik Yanda, SH selaku Ketua DPD IWAPI Provinsi Riau.
“Perkuat Ekosistem Usaha Perempuan”
Hj. Maryenik Yanda menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperluas pasar produk UMKM binaan IWAPI Riau.
“Melalui MoU ini kami ingin membangun kolaborasi nyata. Riau punya potensi produk unggulan berbasis SDA, sementara Jawa Timur punya jejaring pasar dan industri yang luas. Dengan konektivitas ini, UMKM perempuan dari Riau dan Jatim diharapkan bisa naik kelas, go nasional, bahkan go ekspor,” ujar Maryenik Yanda.
Fokus MoU Misi Dagang & Investasi:
1. Penguatan jejaring bisnis antar anggota IWAPI Jawa Timur dan Riau
2. Promosi dan pemasaran produk unggulan UMKM kedua daerah
3. Pertukaran informasi peluang investasi dan kemitraan usaha
4. Pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas pengusaha perempuan
Kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi dukungan nyata pemerintah provinsi terhadap penguatan peran perempuan dalam penggerak ekonomi.
Dengan adanya MoU ini, DPD IWAPI Jawa Timur dan Riau optimis dapat membuka akses pasar baru, meningkatkan nilai investasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan bagi perempuan pengusaha. “Tutup Hj.Maryenik Yanda,SH Ketua DPD Iwapi Provinsi Riau”
Tim Redaksi






