Nahkoda Baru FAJI Riau Lahir, Erfan Panca Putra Emban Amanah Periode 2026–2030

PEKANBARU, RIAU – Musyawarah Provinsi (Musprov) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Riau Tahun 2026 resmi mengakhiri seluruh rangkaian sidang dengan menetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) FAJI Riau masa bakti 2026–2030.

Keputusan tersebut dihasilkan melalui forum organisasi yang berlangsung di Hotel Grand Suka, Pekanbaru, dengan suasana kondusif, demokratis, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah. Erfan memperoleh dukungan penuh dari seluruh pemegang hak suara dengan raihan 13 suara, terdiri atas tujuh suara Pengurus Kabupaten/Pengurus Kota FAJI se-Riau serta enam suara dari klub dan operator arung jeram.

Terpilihnya Erfan menjadi tonggak awal kepemimpinan baru FAJI Riau dalam memperkuat organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta memperluas pengembangan olahraga arung jeram sebagai cabang olahraga prestasi sekaligus potensi wisata di Provinsi Riau.

Ketua Panitia Musprov, Firman Wahyudi atau yang akrab disapa Yudi Bule, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Musprov. Menurutnya, seluruh agenda organisasi dapat diselesaikan dengan baik berkat kebersamaan dan komitmen seluruh peserta.

“Musprov berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Terima kasih kepada seluruh Pengkab, Pengkot, klub, operator rafting, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan forum ini,” ujar Yudi.

Selain menetapkan kepemimpinan baru, Musprov juga menjadi ajang penghormatan kepada Ketua Pengprov FAJI Riau periode 2021–2025, Herman Yahya Domo, atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin organisasi.

Panitia menilai, di bawah kepemimpinan Herman, FAJI Riau mengalami perkembangan yang signifikan. Pembentukan klub-klub baru terus meningkat, pembinaan atlet berjalan lebih terarah, olahraga arung jeram mulai berkembang sebagai bagian dari wisata olahraga, serta berhasil masuk sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Bang Herman telah meletakkan fondasi yang kuat bagi FAJI Riau. Pengabdian dan kontribusinya akan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi ini,” kata Yudi.

Sementara itu, Herman Yahya Domo berharap kepengurusan baru dapat meneruskan program pembinaan yang telah berjalan sekaligus melahirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas organisasi dan prestasi atlet.

Menanggapi amanah yang diberikan, Erfan Panca Putra menegaskan komitmennya untuk membawa FAJI Riau menjadi organisasi yang lebih profesional, solid, dan adaptif terhadap perkembangan olahraga.

“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh keluarga besar FAJI Riau untuk bersatu, memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kompetisi, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar olahraga arung jeram di Riau semakin maju dan berprestasi,” ujar Erfan.

Dalam waktu dekat, kepengurusan baru akan menyusun program kerja sebagai pedoman pelaksanaan organisasi selama empat tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada penguatan kelembagaan hingga tingkat kabupaten dan kota, pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta persiapan menghadapi berbagai kejuaraan regional maupun nasional.

Berakhirnya Musprov FAJI Riau 2026 menandai dimulainya babak baru perjalanan organisasi. Dengan kepemimpinan yang baru serta dukungan seluruh elemen FAJI, organisasi ini diharapkan semakin solid dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus mendorong kemajuan olahraga arung jeram di Provinsi Riau.

Tim Redaksi

 

Pos terkait